Selasa, 08 Mei 2012

Buaya Irian

Saya juga tidak mengetahui banyak tentang buaya Irian, namun saya mencoba menjelaskan kepada anda tentang buaya Irian. Buaya Irian dapat ditemukan disekitar perairan tawar pulau irian (papua). Bentuk tubuh dari buaya Irian hampir sama dengan Buaya Muara namun Buaya Irian lebih kecil dan memiliki warna kulit yang lebih gelap dibanding dengan buaya muara. Panjang tubuhnya bisa sampai sekita 3meter pada yang jantan, sedangkan betina hanya 2,5meter. Dibagian belakang ke[pala terdapat 4-7 sisik lebar yang tersusun berderet melintang. Buaya ini merupakan buaya yang aktif di malam hari (Nocturnal). :)

Buaya Siam

Saya memang tidak mengetahui banyak tentang buaya siam ini, tapi saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang buaya Siam. Buaya ini secara alami menyebar di Indonesia, Malaysia, Laos, Kamboja, Thailand, dan vietnam. Kenapa disebut Buaya Siam? Karena spesimen tipe jenis ini yang di dekripsikan dan dijadikan rujukan dari Siam. Buaya ini relatif berukuran kecil, dengan total panjang maksimal 4meter, akan tetapi yang umum panjang buaya ini hanya sekitar 2-3meter. Buaya air tawar ini menyukai perairan dengan arus yang lambat, seperti rawa, sungai dan danau. Dan sekali bertelur hewan ini bisa mengeluarkan 20-80butir telur dan dijaga disarangnya hingga anaknya menetas, telur buaya akan menetas setelah sekitar 80hari. :)

Varanus Komodoensis (Komodo)

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Komodoensis atau biasa disebut dengan Komodo Dragon atau Komodo Monitor. Komodo termasuk kedalam jenis biawak Biawak terbesar dari antara biawak-biawak yang ada. Komodo bisa ditemukan Indonesia tepatnya di Pulau Komodo, dan tersebar juga di Rinca, Flores, Gilli Motang dan Padar. Komod bisa tumbuh hingga panjang yang bisa lebih dari 3meter dan berat yang mencapai 70kg lebih. Di alamnya komodo memakan Burung dan Mamalia seperti rusa, kelinci, bahkan kerbau. Komodo pun bisa hidup mencapai umur lebih dari 30tahun. Komodo memiliki ekor sepanjang tubuhnya, serta memiliki lebih dari 60 gigi yang seperti gergaji yang berukuran 2,5cm. Air liurnya pun mengandung bakteri dikarekanan hampir seluruh giginya dilapisi dengan jaringan gingiva yang secara alami robek selama makan. Hal itu menyebabkan kenapa bakteri hidup di dalam mulutnya. :)

Landak Mini

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Landak Mini, Landak mini ini mudah cara memeliharanya. Jinak, karena dia tidak menyerang kita. Landak mini cuma menggulungkan badannya untuk perlindungan dari bahaya yang ada. Dengan sering kita ajak main, dia secara naluri akan tahu kalai kita adalah Tuannya yang baik hati dan tidak akan menyakitinya, langsung deh dia akrab sama kita. Makanan nya juga bisa memakai dog/cat food, sesekali bisa juga diselingi dengan memberikan serangga kecil. Problem yang sudah saya alami ada nya kutu ditubuh sang landak mini kita. Namun jangan takut, gampang kok buat ilangin kutunya pakai saja obat kutu khusus untuk hewan yang ada dipasaran. Sang landak mini harus terjaga kebersihan kandangnya agar tidak adanya kutu di tubuh landak mini :)

Water Striped Dragon

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Water Striped Dragon. Kadal ini termasuk jenis kadal yang kuat, karena bisa ditemukan didaerah yang kering maupun disekitar sungai. Kadal ini memiliki type badan yang ramping dan bersifat agak galak, jadi kadal ini bukan kadal yang bisa dipelihara oleh pemula yang baru ingin memelihara reptile. Kadal ini sangat senang memanjat pepohonan, apabila memeliharanya lebih baik di berikan hiasa kayu agar kadal ini bisa memanjat-manjat juga :). Daerah penyebaran kadal ini meliputi Kepulauan Tanibar, Papua dan Australia. Kadal ini makan aneka serangga seperti jangkring, ulat hongkong, dll.

Prairie Dog (Anjing Gurun)

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Prairie Dog atau biasa disebut dengan Anjing gurun. Prairie dog ini sebenarnya bukan termasuk jenis anjing. Namun dia dapat mengeluarkan suara meskipun bukan menggonggong. Suara tersebut berguna untuk berkomunikasi antar sesamanya baik untuk memanggil atau memperingati yang lainjika ada bahaya yang mengancam. Mereka bisa tumbuh sampai 40cm. Penyebarannya mulai dari Amerika,Canada, dan Mexico. Prarie dog memakan aneka sayuran dan buah-buahan. Lucu lho kelakuan mereka, apabila mereka bertemu dengan sesamanya mereka suka saling berciuman juga hehe. Prairie dog dapat melahirkan sampai 6ekor anak dalam setahun. Prairie dog cocok dijadikan peliharaan karena mudah bersosialisasi dengan kita dan bisa mengerti untuk datang mendekat jika dipanggil :)

Varanus Salvator

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Salvator atau yang biasa kita kenal dengan Biawak Air. Varanus ini hidup terkadang di air namun terkadang di darat. Namun bisa dibilang kalau Varanus Salvator lebih sering berada di Air. V.Salvator termasuk jenis Biawak yang bisa besar mencapai 3meter dan berat lebih dari 7,5kg, meski rata-rata berukuran hanya 2,5meter. V.Salvator bisa ditemukan disekitar sungai. Ekor,kuku, dan giginya merupakan senjata utama dari Varanus ini. Varanus salvator memangsa beraneka jenis mangsa seperti ikan,katak, kepiting, kura-kura, buaya kecil, unggas, sampai ular pun dilahapnya. Karakteristik biawak ini pun sulit ditebak terkadang bisa jinak terkadang bisa juga sampai menggigit :)

Binturong

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Binturong. Binturong juga dikenal dengan nama bearcat, karena dia seperti beruang tapi mungkin hanya sebesar kucing. Panjang tubuhnya bisa mencapai sekitar satu meteran lho. Panjang buntut hampir sama dengan badan yang bisa berfungsi memegang ketika dipohon. Berat badannya mencapai 20kg. Dia tinggal di pepohonan daerah tropis asia, Makanan utama dari binturong sendiri adalah buah - buahan, dan binturong lebih suka dengan buah yang manis. Usia Binturong bisa mencapai 25tahun dan Binturong merupakan hewan yang aktif di malam hari (nocturnal).

Kamis, 03 Mei 2012

Tentang Ular

"AWAS KALAU LO BAWA ULARNYA DEKET - DEKET GW"

Ucapan yang biasa saya dengar kalau sedang memegang ular. Memang apa yang membuat kalian takut kepada ular? Kalian semua takut dengan ular karena belum pernah coba pegang dan percaya dengan mitos kalau ular tuh beracun, kalau digigit bisa meninggal. Padahal dari seluruh jenis Ular yang ada di dunia tidak banyak loh yang berbisa mungkin sekitar 35% dan 65% nya adalah ular yang tidak berbisa kok. Seperti contoh gambar disamping, ular itu biasa disebut dengan ular cincin, ular jenis ini memang berbisa tapi kadar racun yang dikandung oleh ular ini tidak parah dan racun nya hanya efektif untuk mematikan mangsanya saja kok, racun ular ini tidak membahayakan manusia loh, kalau Tikus yang digigit mungkin akan langsung mati, tapi kalau kalian sebagai manusia digigit oleh ular ini, paling cuma lecet perih sebentar juga ilang.. So kalian jangan langsung beranggapan kalau ular itu mengerikan dan membahayakan yaaa :)

Kodok Pesek

Kali ini saya akan membahas sedikit tentang kodok pesek. Kodok pesek memiliki warna tubuh yang bisa berubah - ubah dari warna coklat sampai hijau. Kodok pesek dapat menempel dikaca, kecuali kalau sudah overweight maka dia tidak bakal bisa lagi nempel dikaca karena keberatan badan. Kulit dari kodok pesek sangat sensitive akan bakteri. Maka sebagai pemelihara kodok pesek harus dijaga kebersihan kandangnya. Kodok pesek membutuhkan lingkungan dengan kelembapan yang tinggi juga. Kodok pesek suka makan aneka macam serangga, kalau sudah besar bisa makan pinkies sampai tikus putih ukuran dewasa loh. :)

Ball Python

Kali ini saya akan membahas sedikit tentang Ball Python. Ball Python tidak termasuk kedalam jenis ular yang berbisa. Ball Python merupakan ular yang cocok bagi pemula yang ingin memelihara ular, karena sifatnya yang tidak galak atau jinak dan cara pertahanan dirinya membentuk bola. Ball Python bisa tumbuh sampai panjang maksimal kira - kira 2meter. Ball Python merupakan ular yang berasal dari Africa dan ular ini pun memiliki usia yang cukup panjang kira - kira dapat mencapai lebih dari 40tahun :)

Pinkies (Baby Mice)


Pinkies adalah bayi tikus putih yang masih merah.
Kia - kira dalam minggu pertama dia sudah mulai tumbuh bulu 
namun matanya belum terbuka, dan diusia sekitar dua minggu matanya sudah bisa melihat dunia sekitar.
Pinkies merupakan pakan dari Baby Reptile yang belum muat untuk memakan tikus putih yg berukuran sedang.


Varanus Indicus

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Indicus. Varanus Indicua ini bisa tumbuh hingga panjang maksimal -+ 2meter. V.Indicus memiliki lidah yang berwarna ungu tua. warna badan indicus yaitu hitam dengan totol berwarna kuning disekujur tubuhnya. V.Indicus juga mempunyai keunikan yaitu sebagai salah satu biawak yang dapat memproses makanan yang mengandung garam, jadi varanus Indicus ini bisa memakan hidangan laut selain telur, tikus putih dan unggas - unggas kecil lainnya.

Carpet Python

Kali ini saya akan sedikit membahas tentang Carpet Pyhton. Carpet python ini merupakan ular yang hidup di hutan hujan sampai pinggiran sungai. Bisa ditemukan mulai dari Australia sampai dengan Papua Guinea. Carpet Python bisa tumbuh hingga oanjang tubuhnya mencapai 2-4meter. Usia ular ini pun cukup panjang karena bisa mencapai 20tahun. Carpet Python merupakan ular yang aktif di malam hari (nocturnal) dan berkembang biak dengan cara bertelur, sekali bertelur Carpet Python bisa mengeluarkan telur sebanyak 20-40butir. Dan carpet python merupakan jenis ular yang suka bergerak diantara pepohonan meski dia juga suka berada didataran. :)

Red Ear Slider (Kura Brazil)

Saya akan sedikit membahas tentang Kura-Kura Brazil. Pada tau jenis kura - kura ini kan ? kita kenal mereka sebagai Kura-kura brazil.
Tapi tau engga kenapa mereka rentan mati kalau di pelihara?
Sebenarnya semua jenis kura - kura merupakan reptile yang kuat sekali, usia nya saja bisa mencapai ratusan tahun. Biasanya mereka rentan mati karena tidak terjaga kebersihannya. Kita sering membiarkan dia tinggal dan berkubang dengan kencing dan pup-nya. Nah itu dia yang menyebabkan kenapa kura brazil rentan mati apabila dipelihara.
Jadi kalau kalian memelihara Kura-Kura brazil jangan malas buat bersihin nya ya. dia juga butuh Sinar matahari untuk membantu metabolisme tubuhnya. Cukup sebentar sajaa kok dia dijemur dibawah sinar matahari pagi. Kalau tidak sempat bisa diakalin dengan memakai lampu UV.
Terakhir jangan lupa untuk Kasih Makan.... Itu yang utama :)



Varanus Timorensis

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Varanus Timorensis. Varanus Timorensis merupakan salah satu jenis kadal yang kecil, panjang maksimal hanya mencapai 50cm. Varanus ini senang memanjat dan sifatnya yang tidak mau diam. Tapi disitulah serunya., atraktif sekali tingkah laku varanus kecil yang satu ini. Untuk memeliharanya hanya sediakan kandang yang tidak besar, dan sediakan batang kayu sebagai sarana dia menyalurkan hobi nya memanjat, dan jangan lupa untuk sediakan tempat minum didalam kandang, cukup bagus juga apabila kalian para pecintaa reptile manaruh hiding cave bagi si Timorensis satu ini. Timorensis memakan serangga, kadal - kadal kecil dan suka juga loh memakan ikan. Karena kecil, cocok untuk yang ingin memelihara biawak dengan ruang kandang yang tidak terlalu besar. :)

Beberapa foto Varanus Timorensis : 

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Chlamydosaurus kingii (Soa Payung)

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Chlamydosaurus kingii. Chlamydosaurus kingii dikenal oleh para pecinta reptil Indonesia dengan sebutan Soa Payung. Soa Payung banyak terdapat didaerah hutan tropis Papua. Tampangnya memang menyeramkan, tapi sebenarnya dia jinak dan kalau berlari cuma memakai kaki belakangnya saja (kaki depannya diangkat). Bagian lehernya berjumabai yang merupakan kulit tipis yang bisa dia kembangkan untuk menakut nakuti musuhnya. Betapa bagusnya kalau Soa Payung sedang mengembangkan jumbainya. Panjang buntutnya bisa sampai 2x panjang badannya, bentuknyajuga ramping karena berfngsi juga sebagai senjata untuk disabetkan ke musuh/predatornya. Soa payung memakan aneka serangga, anak burung, dan tikus putih.

Beberapa foto Soa Payung :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Mono Tanah (Candoia Aspera)

Oke ditulisan kali ini saya akan sedikit membahas tentang Candoia Aspera. Candoia Aspera sering disebut oleh para pecinta reptile di Indonesia yaitu dengan sebutan Mono Tanah. Mono Tanah termasuk kedalam family Boida, tidak termasuk kedalam jenis ular yang memiliki racun yang mematikan manusia. Monot Tanah memiliki bentuk kepala yang seperti panah, mono tanah juga bisa mencapai panjang maksimal yaitu Satu meter. Matanya kecil seperti juga bentuk ekornya. Mono tanah merupakan ular yang aktif di malam hari (nocturnal). Mono tanah hidup di atas permukaan tanah dan banyak ditemukan disepanjang sungai. Jadi pemeliharaannya juga membutuhkan kelembapan yang tinggi. Warna umum nya dari hitam sampai coklat dengan variasi adanya motif sampai polos dibadannya. Tetapi ada juga yang berwarna merah. Mono Tanah memakan kodok, kadal kecil, tikus dan aneka mamalia lainnya. Mono tanah berkembang biak dengan cara melahirkan anak-anaknya.

Beberapa foto dari Mono Tanah :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Leiopython Albertisi

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Leiopython Albertisi. Leiopython Albertisi dikenal oleh para pecinta reptile di Indonesia yaitu Albertisi. Albertisi ini sendiri tidak termasuk kedalam jenis ular yang mengandung racun, ular ini memiliki warna hitam di bagian kepalanya dan warna kuning atau hitam dibagian badannya. Disamping mulutnya berwarna putih dengan garis zigzag, sehingga kita melihatnya seperti dia memiliki gigi yang besar - besar. Ukuran rata - rata albertisi sekitar 2 meter meski Albertisi bisa mencapai panjang 3 meter. Habitat asalnya dari daerah hutan hujan Papua Guinea dan Pulau sekita. Albertisi berkembang biak dengan cara bertelur yang dijaga oleh induknya selama kurun waktu 2bulan.
Ular ini pun sama seperti Patola, dia memiliki tempramen yang tidak bisa ditebak. Oleh karena itu ular ini juga tidak disarankan untuk Pemula yang ingin memelihara ular. :)

Beberapa foto dari Leipython Albertisi :

Gold Albertisi
Sumber Foto : Disini

Black Albertisi 
Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Varanus Similis

Oke ditulisan kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Similis. Varanus Similis termasuk kedalam Varanus Timorensis complex, jadi V.Similis merupakan jenis biawak yang berukuran kecil, panjang maksimal rata-rata hanya mencapai 65cm. Jika hanya mempunyai tempat memelihara yang minim, similis termasuk salah satu jenis biawak yang dapat dijadikan pilihan. Varanus Similis memiliki warna perpaduan antara putih dan abu - abu. Varanus Similis tersebar di daerah Papua dan Australia. Meski similis merupakan jenis yang ada di pohon ataupun tebing, namun lebih sering ditemukan di dataran ketika dia mencari makanan.Varanus Similis ini biasa memakan serangga ataupun kadal - kadal yang lebih kecil lainnya. Jika ingin memilihnya sebagai binatang peliharaan, lebih baik kita menambahkan juga tempat bersembunyi baginya agar dia merasa lebih nyaman. :)

Beberapa foto dari V.Similis :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Patola Python

Oke ditulisan kali ini saya akan sedikit membahas tentang Ular python jenis Patola ini. Patola python tidak termasuk kedalam jenis ular yang berbisa. Patola hidup di hutan hujan dan lebih banyak dipermukaan tanah\. Penyebarannya mulai dari Papua sampai Australia. Patola juga termasuk ular yang memiliki tipe badan yang ramping, dan diketahui juga ukuran maksimal patola bisa sampai 8 meter, meski pada umumnya hanya sekitar 4 meter saja. Patola berkembang biak dengan cara bertelur.
Patola Python juga memiliki tempramen yang susah ditebak, terkadang dia bisa jinak total, terkadang bisa jumpy, bahkan tidak sedikit juga patola yang sering menggigit keepernya, maka ular ini tidak disaran kan bagi pemula yang ingin baru ingin memelihara ular :)

Jenis dan Asal Patola :
- Morelia Amethistine (Irian Jaya)
- Morelia Clastolepis (Seram)
- Morelia Tracyae (Halmahera)
- Morelia Nauta (Tanibar)

Beberapa Foto dari Patola Python :

Patola Tanibar
Sumber Foto : Disini


Patola Merauke 
Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Rabu, 02 Mei 2012

Freddy Kruger Frog

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Freddy Kruger Frog. Katak ini berasal dari daerah Argentina. Keren ya namanya seperti tokoh film horror hehe, meski tampangnya lucu dan bisa dibilang o'on karena letak matanya menghadap ke atasdengan badan besar dan kaki yang kecil tidak seimbang proporsinya. Katak ini juga dikenal sebagai Hippo Frog. Di mulut katak ini terdapat semacam gigi tajam, yang berfungsi sebagai pertahanan jika terpojok sambil mengeluarkan suara teriakannya.
Katak ini tidak dianjurkan untuk pemula yang ingin memeliharanya karena memang diketahui katak ini bisa melukai manusia. Warna badannya isa berubah-ubah mulai dari kehijauan sampai ke kuningan. Ukuran dewasanya mencapai 12cm. Katak ini termasuk hewan semi-auatic, jadi bisa divariasikan dengan ikan-ikan yang bisa sebagai makanannya juga. Si Kruger ini doyan loh makan tikus putih ketika dewasa.

Beberapa foto Freddy Kruger Frog :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini


Sekian. Terima Kasih :) 

Kadal Duri (Tribolonotus Gracilis)

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Kadal Duri. Kadal ini memang menyeramkan, seperti miniatur buaya.. Tapi dia merupakan jenis kadal yang amat sangat jinak. Kadal Duri ini berasal dari daerah Irian, Ukurannya bisa mencapai 25cm, usia rata-rata bisa mencapai 10tahun.
Dengan lingkaran berwarna merah disekeliling matanya. Kadal duri berkembang biak dengan cara bertelur, satu butir setiap kurang lebih sebulan sekali. Telurnya menetas dalam jangka waktu 40-90hari, biasanya dalam rentan waktu setelah mengeluarkan telur berikutnya. Ekornya bisa tumbuh lagi loh jika putus sepeti cicak. Kadal duri memakan jangkrik, cacing atau serangga lainnya.
Kadal duri ini pun bisa berpura-pura mati .. jadi apabila anda meng-handle nya dan dia diam saja coba cek yang benar yaaa itu berpura-pura atau memang benar-benar wafat :(
Dan jangan coba - coba melepas kadal duri ini di tanah, siap-siap ngejar deh kalo dia udah lari. Kadal duri termasuk hewan nocturnal yang aktif dimalam hari.

Beberapa foto dari kadal duri :



Sekian. Terima Kasih :) 

Kadal Pensil

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang kadal pensil. Bagi anda yang bukan penggemar reptil, mungkin anda akan terkecoh begitu anda melihatnya anda akan berfikiran kalau reptile satu ini adalah ular. Wajar saja kok memang kadal yang satu ini memiliki bentuk yang sama seperti ular, yaitu tubuh yang panjang namun tidak memiliki kaki.
Kadal Pensil sama sekali tidak agresif dan kadal ini tidak bisa melilit seperti ular pada umumnya, ciri lain dari reptile ini adalah memiliki kelopak mata sehingga reptile ini bisa berkedip, sedangkan ular tidak.
Ditoko hewan di Indonesia, kadal ini sering disebut kadal pensil atau ular pensil, karena apabila diluruskan kadal ini bentuk tubuh nya seperti pensil karena kepalanya yang lancip seperti pensil.

Beberapa foto dari kadal pensil :


Katak Pacman

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Katak Pacman. Katak Pacman merupakan salah satu jenis katak yang hidup dikawasan hutan hujan wilayah Amerika Latin seperti Argentina dan Brazil. Ukuran tubuhnya pun cukup besar, untuk betina bisa tumbuh hingga panjang 14cm. Makanan favorite katak ini adalah serangga dan jenis kadal - kadal kecil. Punggung katak ini biasanya memiliki warna hijau dan cokelat gelap, meskipun varian albino dengan punggung berwarna oranye dan kuning juga ada. Warna yang gelap dapat membantu katak ini dalam penyamaran hewan liang dan menunggu mangsanya.
Katak ini berkembang biak dengan cara bertelur, sekali bertelur katak pacman mampu bertelur sebanyak 2000 butir didalam air dan akan menetas dalam kurun waktu 2 minggu.
Dikalangan pecinta reptile tidak sedikit juga yang memelihara katak pacman ini. Apabila dipelihara dirumah katak ini harus disimpan didalam akuarium yang cukup lembab. Katak ini pun memiliki karakter tempramen yang jinak.

Beberapa foto dari katak Pacman :



Sekian. Terima Kasih :) 

Buaya Muara ( Crocodylus Porosus)

Oke saya kali ini akan membahas sedikit tentang Crocodylus Porosus atau biasa disebut Buaya Muara. Buaya Muara merupakan buaya yang hidup di sungai-sungai dan laut dekat muara. Daerah penyebarannya pun bisa ditemukan diseluruh perairan Indonesia. Moncong buaya ini cukup besar lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya. sedangkan panjang tubuh dari buaya ini bisa mecapai 12 meter.
Dan yang saya tahu Buaya Muara termasuk buaya yang terbesar diduni, Jauh lebih besar dari Buaya Nil dan Aligator di Amerika. Habitat favorite mereka adalah perairan Indonesia dan Australia.
Buaya ini mampu melompat keluar dari air untuk menyerang mangsanya. Bahkan bilamana kedalaman air melebihi panjang tubuhnya, buaya ini mampu melompat serta menerkam secara vertikal stinggi panjang tubuhnya. Selain buaya terkenal sebagai buaya terbesar didunia buaya muara juga terkenal sebagai buaya terganas  didunia.

Beberapa foto dari Buaya Muara :





Sekian. Terima Kasih :) 

Daftar List Makanan Tegu

Oke kali ini saya akan sedikit membagi pengetahuan.
Dibawah ini adalah merupakan makanan-makanan yang bisa diberikan untuk memberi pakan tegu :

Makanan Utuh :
- Serangga CR (Captive Raised)
- Jangkrik
- Kecoa
- Ulat Hongkong
- Wax Worms
- Siput
- Tikus Putih
- Anak Ayam
- Hamster
- Gerbil
- Katak

Daging :
- Telor rebus atau telor orak arik
- Daging mentah : kalkun, domba, kijang, ayam, sapi
- Fillet ikan segar
- Organ : Hati,jantung,ampela
- Makanan Laut : Kepiting, Udang, Kerang

Buah :
- mangga
- Pepaya
- Melon
- Semangka
- Pisang (secukupnya)
- Anggur
- Berry : Strawberry, Blueberry, Raspberry, Blackberry
- Peach
- Labu

Saya sharing mungkin berguna apabila ada yang melihara tegu disini :)
Sekian. Terima Kasih :)

Varanus Rudicolis

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Rudicolis (Rough Necked Monitor). V.Rudicolis merupakan salah satu biawak yang paling menarik menurut saya. V.Rudicolis tersebar dibeberapa negara di Asia seperti Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Indonesia.
V.Rudicolis dapat mencapai ukuran maksimal yaitu 180cm dan berat dari biawak ini pun bisa mencapai lebih dari 4kg. V.Rudicolis hanya bisa ditemukan hutan hujan dan disekitar rawa-rawa bakau. Hewan ini di habitatnya memangsa hewan-hewan pengerat kecil seperti tupai,tikus dan juga unggas seperti ayam. Apabila biawak ini merasa terancam dia akan memanjat pohon dan bersembunyi di cekungan pohon.
Biawak ini memiliki tempramen yang jinak dan bisa dipelihara oleh pemula yang ingin memlihara reptile dan biawak ini pun memiliki moncong yang panjang dan besar dan disekitar lehernya seperti ada tanduk - tanduk tumpul menghiasi membentuk kalung, ini mengapa saya bilang kalau biawak ini unik dari biawak lain :)

Beberapa foto dari Varanus Rudicolis :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Varanus Nebulosus

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Nebulosus. V.Nebulosus merupakan anggota dari Empagusia Subgenera. V.Nebulosus digolongkan sebagai subspesies dari V.Bengalensis. Biawak ini tersebar di beberapa negara di Asia. Seperti Thailand, Myanmar dan Indonesia.
V.Nebulosus dapat mencapai panjang total hingga 180cm. V.Nebulosus memiliki celah seperti lubang hidung, yang terletak dekat dengan mata dan ujung moncong. V.Nebulosus memiliki warna gelap zaitun hijau coklat dengan pola kekuningan dan memiliki bola mata yang berwalna hitam pekat. Biawak ini berkembang biak dengan cara bertelur. Dan apabila baru menetas anak - anak nya langsung berpencar untuk mencari makanan seperti serangga - serangga kecil.
Varanus Nebulosus memiliki tempramen yang jinak cocok di pelihara untuk Pemula yang ingin memelihara reptile khususnya Lizard/Monitor :) Makan nya juga tidak terlalu susah mulai dari tikus putih atau ayam fillet juga bisa :)


Beberapa foto Varanus Nebulosus :

Sumber Foto : Disini

Sumber Foto : Disini

Sekian. Terima Kasih :) 

Cara Menghilangkan Kutu Dari Ular

Oke kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menghilang kutu pada ular.
Bagi kalian para pembaca akan saya mulai saja cara cara menghilang kan kutu ada 2. Yang pertama bisa menggunakan air daun sirih dan yang kedua bisa dengan menggunakan kapur bagus.

Dengan cara menggunakan daun sirih :
- Pertama tama petik beberapa lembar daun sirih (banyaknya lembar daun sirih tergantung besar ular).
- Kedua rebus daun sirih hingga benar - benar matang.
- Lalu daun sirih di peras dan dicampurkan dengan air bekas rebusan daun sirih tersebut.
- Kemudian diamkan beberapa saat hingga hangat, lalu masukkan sang ular ke dalam air rendaman daun sirih tersebut.
- Biarkan ular berendam di dalam air rendaman daun sirih selama 20-30menit.
- Kemudian keringkan ular di bawa h sinar matahari pagi selama 20menit.
- Dan Ular pun kembali tak berkutu deh ;)
*catatan : Kalau bisa lakukan ini disaat pagi jadi setelah direndam ularnya bisa langsung dijemur dimatahari pagi


Dengan menggunakan kapur bagus : 
- Pertama tama ambil kapur bagus dan tumbuk sampai benar benar halus seperti bedak.
- Kemudian taburkan secara merata di badan ular dan usahakan jangan sampai masuk kedalam mulut ular.
- Lalu diamkan selama 20menit.
- Kemudian bilas ular dengan air hangat dan jemur dibawah matahari pagi ;)

Sekian. Terima Kasih :)