Jumat, 19 Oktober 2012

PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM KONSEP ILMIAH DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA SECARA UMUM

- PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM KONSEP ILMIAH


Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial.



Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang bersifat abstrak atau konseptual yang sulit dicari analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa dan kosakata yang canggih.



Dalam penulisan ilmiah—selain harus memperhatikan faktor kebahasaan—kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide. Dalam kaitan ini, kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan, kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.




- FUNGSI BAHASA INDONESIA SECARA UMUM 


1. Bahasa sebagai alat komunikasi
Melalui Bahasa, manusia dapat berhubungan dan berinteraksi dengan alam sekitarnya, terutama sesama manusia sebagai makhluk sosial. Manusia dapat memikirkan, mengelola dan memberdayakan segala potensi untuk kepentingan kehidupan umat manusia menuju kesejahteraan adil dan makmur. Manusia dalam berkomunikasi tentu harus memperhatikan dan menerapkan berbagai etika sehingga terwujud masyarakat yang madani selamat dunia dan akhirat. Bahasa sebagai alat komunikasi berpotensi untuk dijadikan sebagai sarana untuk mencapai suatu keberhasilan dan kesuksesan hidup manusia, baik sebagai insan akademis maupun sebagai warga masyarakat. Penggunaan bahasa yang tepat menjadikan seseorang dalam memperlancar segala urusan. Melalui bahasa yang baik, maka lawan komunikasi dapat memberikan respon yang positif. Akhirnya, dapat dipahami apa maksud dan tujuannya.

2. Bahasa sebagai alat mengembangkan ilmu pengetahuan
Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).

Selasa, 08 Mei 2012

Buaya Irian

Saya juga tidak mengetahui banyak tentang buaya Irian, namun saya mencoba menjelaskan kepada anda tentang buaya Irian. Buaya Irian dapat ditemukan disekitar perairan tawar pulau irian (papua). Bentuk tubuh dari buaya Irian hampir sama dengan Buaya Muara namun Buaya Irian lebih kecil dan memiliki warna kulit yang lebih gelap dibanding dengan buaya muara. Panjang tubuhnya bisa sampai sekita 3meter pada yang jantan, sedangkan betina hanya 2,5meter. Dibagian belakang ke[pala terdapat 4-7 sisik lebar yang tersusun berderet melintang. Buaya ini merupakan buaya yang aktif di malam hari (Nocturnal). :)

Buaya Siam

Saya memang tidak mengetahui banyak tentang buaya siam ini, tapi saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang buaya Siam. Buaya ini secara alami menyebar di Indonesia, Malaysia, Laos, Kamboja, Thailand, dan vietnam. Kenapa disebut Buaya Siam? Karena spesimen tipe jenis ini yang di dekripsikan dan dijadikan rujukan dari Siam. Buaya ini relatif berukuran kecil, dengan total panjang maksimal 4meter, akan tetapi yang umum panjang buaya ini hanya sekitar 2-3meter. Buaya air tawar ini menyukai perairan dengan arus yang lambat, seperti rawa, sungai dan danau. Dan sekali bertelur hewan ini bisa mengeluarkan 20-80butir telur dan dijaga disarangnya hingga anaknya menetas, telur buaya akan menetas setelah sekitar 80hari. :)

Varanus Komodoensis (Komodo)

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Varanus Komodoensis atau biasa disebut dengan Komodo Dragon atau Komodo Monitor. Komodo termasuk kedalam jenis biawak Biawak terbesar dari antara biawak-biawak yang ada. Komodo bisa ditemukan Indonesia tepatnya di Pulau Komodo, dan tersebar juga di Rinca, Flores, Gilli Motang dan Padar. Komod bisa tumbuh hingga panjang yang bisa lebih dari 3meter dan berat yang mencapai 70kg lebih. Di alamnya komodo memakan Burung dan Mamalia seperti rusa, kelinci, bahkan kerbau. Komodo pun bisa hidup mencapai umur lebih dari 30tahun. Komodo memiliki ekor sepanjang tubuhnya, serta memiliki lebih dari 60 gigi yang seperti gergaji yang berukuran 2,5cm. Air liurnya pun mengandung bakteri dikarekanan hampir seluruh giginya dilapisi dengan jaringan gingiva yang secara alami robek selama makan. Hal itu menyebabkan kenapa bakteri hidup di dalam mulutnya. :)

Landak Mini

Oke kali ini saya akan membahas sedikit tentang Landak Mini, Landak mini ini mudah cara memeliharanya. Jinak, karena dia tidak menyerang kita. Landak mini cuma menggulungkan badannya untuk perlindungan dari bahaya yang ada. Dengan sering kita ajak main, dia secara naluri akan tahu kalai kita adalah Tuannya yang baik hati dan tidak akan menyakitinya, langsung deh dia akrab sama kita. Makanan nya juga bisa memakai dog/cat food, sesekali bisa juga diselingi dengan memberikan serangga kecil. Problem yang sudah saya alami ada nya kutu ditubuh sang landak mini kita. Namun jangan takut, gampang kok buat ilangin kutunya pakai saja obat kutu khusus untuk hewan yang ada dipasaran. Sang landak mini harus terjaga kebersihan kandangnya agar tidak adanya kutu di tubuh landak mini :)

Water Striped Dragon

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Water Striped Dragon. Kadal ini termasuk jenis kadal yang kuat, karena bisa ditemukan didaerah yang kering maupun disekitar sungai. Kadal ini memiliki type badan yang ramping dan bersifat agak galak, jadi kadal ini bukan kadal yang bisa dipelihara oleh pemula yang baru ingin memelihara reptile. Kadal ini sangat senang memanjat pepohonan, apabila memeliharanya lebih baik di berikan hiasa kayu agar kadal ini bisa memanjat-manjat juga :). Daerah penyebaran kadal ini meliputi Kepulauan Tanibar, Papua dan Australia. Kadal ini makan aneka serangga seperti jangkring, ulat hongkong, dll.

Prairie Dog (Anjing Gurun)

Oke kali ini saya akan sedikit membahas tentang Prairie Dog atau biasa disebut dengan Anjing gurun. Prairie dog ini sebenarnya bukan termasuk jenis anjing. Namun dia dapat mengeluarkan suara meskipun bukan menggonggong. Suara tersebut berguna untuk berkomunikasi antar sesamanya baik untuk memanggil atau memperingati yang lainjika ada bahaya yang mengancam. Mereka bisa tumbuh sampai 40cm. Penyebarannya mulai dari Amerika,Canada, dan Mexico. Prarie dog memakan aneka sayuran dan buah-buahan. Lucu lho kelakuan mereka, apabila mereka bertemu dengan sesamanya mereka suka saling berciuman juga hehe. Prairie dog dapat melahirkan sampai 6ekor anak dalam setahun. Prairie dog cocok dijadikan peliharaan karena mudah bersosialisasi dengan kita dan bisa mengerti untuk datang mendekat jika dipanggil :)